Sertifikasi Produk

Sistem sertifikasi produk dengan persyaratan SNI ISO 17065 tentang persyaratan kompetensi lembaga sertifikasi produk.

ls-produk

Sertifikasi produk diberikan kepada pelanggan yang telah dapat menjaga stabilitas mutu sesuai dengan persyaratan standar dan telah menerapkan sistem mutu efektif untuk memlihara stabilitas produk sesuai dengan persyaratan standar SNI.

Proses sertifikasi meliputi tahap-tahap sebagai berikut :

1. Kualifikasi Pelanggan

1.1. Pelanggan dikelompokan menjadi 2 (dua) kelompok yakni :

  • Pelanggan A, yang telah menerapkan dan memperoleh sertifikasi sistem manajemen mutu serta dapat menunjukan bukti validitas masa beraku sertifikat sekurang-kurangnya 12 bulan setalah aplikasi kepada ILPro-IPB;
  • Pelanggan B, yang tidak dapat menunjukan bukti validitas masa berlaku sertifikat sebagaimana butir 6.1.1.a

1.2. Sertifikat sistem manajemen mutu yang dapat diakui validitasnya, sebagai berikut :

  • Sertifikat sistem manajemen mutu berdasarkan SNI ISO 9001:2015
  • Sertifikat sistem manajemen keamanan pangan berdasarkan SNI ISO 22000:2018
  • Sertifikat sistem manajemen Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) berdasarkan SNI CAC/RCP 1:2011
2. Perencanaan pre evaluasi / evaluasi

2.1. Perencanaan Evaluasi dilakukan oleh Kasubdiv setelah kontrak disetujui oleh kedua belah pihak dan salah satu kontrak diterima oleh Kasubdiv;

2.2. Kabag Administrasi mempersiapkan undangan pertemuan yang ditandatangani oleh Kasubdiv untuk menyusun rencana sertifikasi.;

2.3. Khusus pelanggan A, akan direncanakan penilaian sistem manajemen mutu berdasarkan ISO Seri 900 dan/atau SNI CAC/RCP 1:2011 dan/atau ISO 14001 dan/atau SNI 19-14001, apabila perlu dapat disubkontrakkan pelaksanaannya.;

2.4. Apabila sumberdaya ILPro-IPB belum mencukupi untuk menangani permintaan kontrak, maka Kasubdiv ditugaskan untuk membuat permintaan sub kontrak kepada rekanan yang sudah terdaftar.

3. Persiapan perlengkapan perlengkapan pre evaluasi / evaluas

3.1. Ketua Tim Evaluasi menugaskan semua personil yang akan terlibat dalam kegiatan evaluasi /pre-evaluasi untuk mempersiapkan semua perangkat yang diperlukan. Perangkat tersebut terdiri dari;

  • Daftar Periksa
  • Peralatan Inspeksi
  • Peralatan Pengambilan Contoh

3.2. Personil yang terlibat dalam kegiatan evaluasi / pre evaluasi harus memastikan bahwa peralatan inspeksi yang akan digunakan dalam status terkalibrasi.

3.3. Apabila peralatan belum terkalibrasi atau habis masa kalibrasinya, maka personil yang bersangkutan harus menyerahkan peralatan tersebut kepada Kabag Administrasi untuk proses kalibrasi.

3.4. Kabag Administrasi bertanggung jawab untuk menghubungi laboraturium kalibrasi dalam ragkaian proses kalibrasi.

3.5. Semua alat inspeksi yang telah dikalibrasi dipelihara dan diatur penyimpanannya oleh Kabag Administrasi.

4. Pre evaluasi

4.1. Kegiatan pre evaluasi dilakukan dengan memeriksa dokumen yang diserahkan pelanggan.

4.2. Ketua tim evaluasi dapat melakukan sendiri pemeriksaan dokumen atau menunjuk salah satu anggota tim evaluasi yang berkualifikasi sebagai Evaluator.

5. Mekanisme evaluasi

 

5.1. Proses evaluasi dilakukan setelah tahap Pre Evaluasi di atas dilakukan. Proses evaluasi ini disajikan pada Gambar 1.

5.2. Unsur Evaluasi disajikan pada Tabel 1.

Unsur Evaluasi Pelangan A Pelanggan B
Fabrikan Bukan Fabrikan Bukan
Pra Penilaian Sistem Manajemen Mutu v v    
Penilaian Sistem Manajemen Mutu v v    
Inspeksi Proses Produksi v   v  
Inspeksi Lapang diluar Pabrik v v v v
Pengambilan contoh di pabrik v   v  
Pengambilan contoh di lokasi inspeksi   v   v
Pengambilan contoh di pasar bebas v   v  
Pengujian Laboratorium v v v v
Rapat Evaluasi v v v v
Rapat Keputusan Sertifikasi v v v v
Ruang Lingkup SNI
No. Produk Nomor SNI Judul SNI Tipe Sertifikasi
Sub Kategori Produk : Sereal, Kacang-kacangan dan Turunannya (12.01)
1. Beras Giling SNI 6128:2015 Beras Tipe 5
2. Mi Kering SNI 8217:2015 Mi Kering PBSN No. 6 Tahun 2009
3. Mi Instan SNI 3551:2012 Mi Instan PBSN No. 6 Tahun 2009
4. Mi Basah SNI 2987-2015 Mi Basah PBSN No. 6 Tahun 2009
5. Bihun SNI 01-2975-2006 Bihun PBSN No. 6 Tahun 2009
6. Dodol rumput laut SNI 7761:2013 Dodol rumput laut PBSN No. 6 Tahun 2009
7. Dodol Sirsak SNI 01-4297-1996 Dodol Sirsak PBSN No. 6 Tahun 2009
8. Dodok Cempedak SNI 01-4294-1996 Dodok Cempedak PBSN No. 6 Tahun 2009
9. Dodol Nangka SNI 01-4295-1996 Dodol Nangka PBSN No. 6 Tahun 2009
10. Dodol Nanas SNI 01-4296-1996 Dodol Nanas PBSN No. 6 Tahun 2009
11. Dodol Beras Ketan SNI 01-4296-1996 Dodol Nanas PBSN No. 6 Tahun 2009
12. Biskuit SNI 2973-2018 Biskuit Tipe 5
13. Saus Tomat SNI 01-3546-2004 Saus Tomat Tipe 5
14. Saus Cabe SNI 01-2976-2006 Saus Cabe Tipe 5
15. Bihun Jagung SNI 7621-2011 Bihun Jagung Tipe 5
16. Biskuit MPASI. SNI 01-7111.2-2005 Biskuit MPASI. Makanan Pendamping Air Susu Ibu – Bagian 2: Biskuit PBSN No. 6 Tahun 2009
Makanan Pendamping Air Susu Ibu
17. Mie Makanan Ringan SNI 01-6630-2002 Mie Makanan Ringan Tipe 5
18. Makanan Pendamping Air Susu Ibu – Bagian 3 : SNI 01-7111.2-2005 Biskuit MPASI. Makanan Pendamping Air Susu Ibu – Bagian 3. Siap Masak PBSN No. 6 Tahun 2009
Siap Masak
Sub Kategori Produk : Buah dan Sayuran (12.02)
19. Selai Buah SNI 3746:2008 Selai Buah PBSN No. 6 Tahun 2009
20. Minuman Sari Buah SNI 3719-2014 Minuman sari buah PBSN No. 6 Tahun 2009
21. Nata dalam Kemasan SNI 01-4317-1996 Nata dalam kemasan Tipe 5
Sub Kategori Produk : Susu dan Produk Susu (12.03)
22. Susu UHT SNI 3950-2014 Susu UHT (Ultra High Temperature) PBSN No. 6 Tahun 2009
23. Yoghurt SNI 2981-2009 Yoghurt PBSN No. 6 Tahun 2009
24. Keju Chedar Olahan SNI 01-2980-1992 Keju Chedar Olahan PBSN No. 6 Tahun 2009
25. Susu Bubuk SNI 2970-2015 Susu Bubuk PBSN No. 6 Tahun 2009
26. Susu Kental Manis SNI 2971:2011 Susu Kental Manis PBSN No. 6 Tahun 2009
Sub Kategori Produk : Daging, Produk Daging dan Produk Hewan Lainnya (12.04)
27. Bakso SNI 3818-2014 Bakso daging PBSN No. 6 Tahun 2009
28. Kerupuk Udang SNI 8272:2016 Krupuk ikan, udang dan moluska PBSN No. 6 Tahun 2009
29. Bakso Ikan SNI 7266:2014 Bakso ikan PBSN No. 6 Tahun 2009
30. Siomay ikan SNI 7756:2013 Siomay ikan PBSN No. 6 Tahun 2009
31. Otak-otak ikan SNI 7757:2013 Otak-otak ikan PBSN No. 6 Tahun 2009
32. Bandeng duri lunak SNI 4106:2017 Bandeng duri lunak PBSN No. 6 Tahun 2009
Sub Kategori Produk : Teh, Kopi, Kakao (12.05)
33. Kopi Bubuk SNI 01-3542-2004 Kopi Bubuk PBSN No. 6 Tahun 2009
34. Teh hitam SNI 1902:2016 Teh Hitam PBSN No. 6 Tahun 2009
35. Teh Hijau SNI 3945-2016 Teh Hijau PBSN No. 6 Tahun 2009
36. Kopi Instan SNI 2983:2014 Kopi Instan Peraturan Menteri Perindustrian No. 87/M-IND/PER/10/2014 dan
revisinya – Tipe 5/Tipe 1b
37. Kakao SNI 3747-2014 Kakao Bubuk Tipe 5
38. Cokelat SNI 7934-2014 Cokelat dan Produk-produk Cokelat Tipe 5
Sub Kategori Produk : Minuman (12.06)
39. Madu SNI 545-2004 Madu PBSN No. 6 Tahun 2009
40. Minuman Teh dalam SNI 01-3143-2011 Minuman Teh Dalam Kemasan PBSN No. 6 Tahun 2009
Kemasan
41. Air Mineral SNI 01-3553:2006 Air Minum dalam Kemasan Tipe 5
42. Air Mineral SNI 3553:2015 Air Minum dalam Kemasan Peraturan Menteri
        Perindustrian No. 78/M- IND/PER/11/2016 /
Tipe 5/Tipe 4
43. Air Demineral SNI 6241:2015 Air Minum dalam Kemasan Peraturan Menteri Perindustrian No. 78/M- IND/PER/11/2016
Tipe 5/Tipe 4
Sub Kategori Produk : Gula, Produk Gula dan tepung Kanji (12.07)
44. Kembang Gula Keras SNI 3547.1:2008 Kembang Gula Keras PBSN No. 6 Tahun 2009
45. Kembang Gula Lunak SNI 3547.2:2008 Kembang Gula Lunak PBSN No. 6 Tahun 2009
46. Jeli Agar SNI 01-3552-1994 Jeli Agar Tipe 5
47. Tepung Gula SNI 01-3821-1995 Tepung Gula PBSN No. 6 Tahun 2009
48. Gula Kristal Mentah SNI 3140.1:2008/ Gula Kristal Mentah (Raw Sugar) Tipe 5
Amd 1:2011
49. Gula Kristal Rafinasi SNI 3140.2:2011 Gula Kristal – Bagian 2 : Rafinasi Tipe 5
SNI 01- 3140:2010/Amd1:2011 Gula Kristal – Bagian 2 : Rafinasi Peraturan Menteri Perindustrian No. 83/M-IND/PER/11/2008
Tipe 5/Tipe 1b
50. Gula Kristal Putih SNI 3140.3:2010 / Amd1:2011 Gula Kristal – Bagian 3 : Putih Peraturan Menteri Perindustrian No. 83/M- IND/PER/11/2008
Tipe 5
Sub Kategori Produk : Minyak, Lemak Nabati dan Minyak Sayur (12.09)
51. Minyak Goreng SNI 3741-2013 Minyak Goreng Tipe 5
52. Minyak Wijen sebagai Minyak SNI 01-4468-1998 Minyak Wijen Sebagai Minyak Makan Tipe 5
Makan
53. Margarine SNI 3541-2014 Margarine Tipe 5
54. Minyak Kelapa Virgin SNI 7381:2008 Minyak Kelapa Virgin (VCO) PBSN No. 6 Tahun 2009
55. Minyak Goreng Sawit SNI 7709:2019 Minyak Goreng Sawit Peraturan Menteri Perindustrian No. 29/M- IND/SK/2/1995 dan revisinya.
Tipe 1B / 3 / 5
56. Lemak Reroti SNI 01-3718-1995 Lemak Reroti Tipe 5
Sub Kategori Produk : Bumbu, Rempah-rempah dan Makanan Aditif (12.10)
57. Rempah-rempah Bubuk SNI 01-3709-1995 Rempah-rempah Bubuk PBSN No. 6 Tahun 2009
58. Cuka SNI 01-3711-1995 Cuka PBSN No. 6 Tahun 2009
59. Garam Konsumsi Beryodium SNI 3556:2000 Garam Konsumsi Beryodium Peraturan Menteri Perindustrian No. 29/M- IND/SK/2/1995 dan revisinya –
Tipe 1B/3/5
SNI 3556:2016 Garam Konsumsi Beryodium Tipe 5
Proses Sertifikasi Produk dan Penandaan SNI